Dalam industri logistik dan pengiriman barang, biaya kirim tidak selalu dihitung berdasarkan berat asli barang. Banyak perusahaan ekspedisi menggunakan sistem berat volumetrik untuk menentukan tarif pengiriman, terutama pada pengiriman udara dan paket berukuran besar namun ringan.
Perhitungan volumetrik menjadi salah satu hal paling penting dalam bisnis cargo karena berhubungan langsung dengan kapasitas ruang kendaraan, pesawat, maupun kontainer.
Apa Itu Berat Volumetrik?
Berat volumetrik adalah metode menghitung berat barang berdasarkan ukuran atau volume barang tersebut.
Artinya, meskipun barang ringan, jika ukurannya besar dan memakan banyak ruang, maka biaya kirim dapat menjadi lebih mahal dibanding berat aslinya.
Contohnya:
- Bantal
- Boneka
- Styrofoam
- Kardus besar berisi barang ringan
Barang seperti ini sering memiliki berat asli kecil, tetapi ukuran besar sehingga dikenakan tarif volumetrik.
Mengapa Perhitungan Volumetrik Diperlukan?
Dalam dunia pengiriman, ruang adalah aset yang sangat berharga.
Misalnya pada pesawat cargo:
- Kapasitas ruang terbatas
- Barang besar dapat mengurangi jumlah muatan lain
- Maskapai harus tetap mendapatkan keuntungan
Karena itu perusahaan logistik menggunakan sistem volumetrik agar biaya pengiriman lebih adil.
Jenis Berat dalam Pengiriman
1. Actual Weight (Berat Asli)
Berat sebenarnya dari barang ketika ditimbang menggunakan timbangan.
Contoh:
- Berat barang = 5 kg
2. Volumetric Weight (Berat Volumetrik)
Berat berdasarkan ukuran barang.
3. Chargeable Weight
Berat yang digunakan untuk menghitung ongkir.
Nilainya diambil dari:
- berat asli, atau
- berat volumetrik
Dipilih mana yang lebih besar.
Rumus Perhitungan Volumetrik
Pengiriman Udara (Air Cargo)
Rumus umum:
Berat Volumetrik=Panjang×Lebar×Tinggi6000\text{Berat Volumetrik} = \frac{Panjang \times Lebar \times Tinggi}{6000}
Keterangan:
- Panjang dalam cm
- Lebar dalam cm
- Tinggi dalam cm
- Hasil dalam kilogram
Pengiriman Darat
Beberapa ekspedisi menggunakan pembagi 4000:
Berat Volumetrik=Panjang×Lebar×Tinggi4000\text{Berat Volumetrik} = \frac{Panjang \times Lebar \times Tinggi}{4000}
Pengiriman Laut (CBM)
Pada pengiriman laut biasanya menggunakan satuan kubik atau CBM.
Rumus:
CBM=Panjang×Lebar×TinggiCBM = Panjang \times Lebar \times Tinggi
Ukuran menggunakan meter.
Contoh Perhitungan Volumetrik
Misalnya sebuah paket memiliki ukuran:
- Panjang = 60 cm
- Lebar = 40 cm
- Tinggi = 50 cm
- Berat asli = 12 kg
Hitung Berat Volumetrik
60×40×506000=20 kg\frac{60 \times 40 \times 50}{6000} = 20\text{ kg}
Hasil:
- Berat asli = 12 kg
- Berat volumetrik = 20 kg
Maka ongkir dihitung menggunakan:
20 kg
Karena nilai volumetrik lebih besar.
Faktor yang Mempengaruhi Volumetrik
1. Ukuran Kemasan
Semakin besar kardus, semakin tinggi volumetriknya.
2. Jenis Packing
Packing kayu atau bubble wrap berlebihan dapat menambah ukuran.
3. Jenis Transportasi
Setiap moda transportasi memiliki pembagi volumetrik berbeda.
Contoh:
- Udara = 6000
- Darat = 4000
- Express tertentu = 5000
Dampak Volumetrik pada Bisnis
Keuntungan bagi Perusahaan Cargo
- Penggunaan ruang lebih efisien
- Pendapatan lebih stabil
- Mengurangi kerugian akibat barang ringan berukuran besar
Tantangan bagi Pelanggan
- Ongkir bisa menjadi mahal
- Packing harus lebih efisien
- Harus memahami cara perhitungan
Tips Mengurangi Biaya Volumetrik
Gunakan Kemasan Sesuai Ukuran
Hindari kardus terlalu besar.
Gunakan Vacuum Packing
Cocok untuk pakaian atau bahan lembut.
Susun Barang Lebih Padat
Mengurangi ruang kosong dalam kemasan.
Hindari Packing Berlebihan
Bubble wrap berlebihan dapat menaikkan volume.
Pentingnya Memahami Volumetrik
Bagi pelaku bisnis online, supplier, maupun jasa cargo, memahami volumetrik sangat penting karena:
- mempengaruhi harga kirim,
- menentukan keuntungan bisnis,
- membantu memilih metode pengiriman terbaik.
Kesalahan dalam menghitung volumetrik dapat menyebabkan kerugian atau selisih tagihan pengiriman.
Kesimpulan
Perhitungan volumetrik merupakan sistem standar dalam dunia logistik modern untuk menghitung biaya pengiriman berdasarkan ukuran barang. Sistem ini membantu perusahaan cargo memanfaatkan ruang secara maksimal dan menjaga efisiensi operasional.
Dalam praktiknya, ongkir akan dihitung menggunakan berat terbesar antara berat asli dan berat volumetrik. Oleh karena itu, memahami cara menghitung volumetrik menjadi pengetahuan penting bagi siapa saja yang bergerak di bidang pengiriman barang, bisnis online, maupun industri logistik.